Jumat, 24 Februari 2012

KEUTAMAAN & NIKMATNYA SHALAT TAHAJUD



Allah Ta'ala berfirman :

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. ( QS Al-Isra' (17) : 79)


Sayyd Quthb menafsirkan ayat ini :

Dengan shalat malam, bacaan Qur'an, tahajud dan pertalian yang abadi dengan Allah , itulah jalan yang akan mendatangkan kedudukan terpuji. Rasulullah diperintahkan untuk shalat tahajjud dan membaca Quran agar sampai kepada kedudukan terpuji yang dipersiapkan oleh Rabb Nya.--padahal beliau adalah Manusia Pilihan. Maka betapa ini lebih perlu manusia-manusia lain pada wasilah-wasilah ini untuk meraih kedudukan mulia dipersiapkan bagi mereka. Itulah bekal perjalanan mulia yang harus dimiliki



SHALAT MALAM MENYEMBUHKAN HATI YANG LALAI
-----------------------------------------------------------

Sifat Lalai adalah penyakit berbahaya dan menyimpang. Penyakit ini akan menimpa hati yang selalu tenggelam dalam hal mubah ,bermalasan-malasan dalam ketaatan , dan hanyut dalam segala kenikmatan.

Fokuslah untuk bemunajat kepada Allah , sedangkan ketika itu obat yang ampuh akan datang dengan izin Allah, yakni shalat malam.


Rasulullah SAW bersabda :

"Barangsiapa mengerjakan shalat malam dengan membaca sepuluh ayat Qur'an, dia tidak dituliskan termasuk orang-orang yang lalai. Barangsiapa mengerjakan shalat malam dengan membaca 100 ayat Qur'an , dia akan dituliskan termasuk dalam orang yang Qunut. Dan barangsiapa mengerjakan shalat malam dengan membaca 1000 ayat Qur'an dituliskan dalam sebagai orang yang kaya" (HR. Abu Daud, Ibnu Khuzaimah dan Ibn Hibban, dihasankan oleh Al Albani dalam SHahih Al-Targib wa Al-Tarhib no.635)


Orang yang tidur dan meninggalkan shalat malam disebut sebagai Rasulullah :
"Orang itu telah dikencingi kedua telinganya oleh setan"
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)




Sayyid Qutb mengatakan :

"Dalam Ayat ini terdapat kasih sayang dan ketenangan bagi kaum mukminin. Maknanya Allah melihat shalat malam yang kita kerjakan. Anda dan orang-orang yang bersama dengan Anda menghadap dalam timbangan Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui bahwa Anda dan mereka yang selalu jauh dari ranjang mereka, meninggalkan empuknya kasur pada malam dingin dan tidak mendengar seruan ranjang-ranjang tetapi mendengar seruan Allah.



Ibn Mas'ud r.a meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda :

"Allah kagum dengan 2 jenis manusia :

1. Seseorang yang bangun dari tempat tidurnya , mengabaikan keluarga dan kekasihnya , untuk melaksanakan shalat malam, lalu Allah Azza Wajjala berfirman : " Wahai Malaikat-Ku, Lihat hamba-Ku yang bangun dari tempat tidurnya, meninggalkan keluarga dan yang dikasihinya , untuk melaksanakan shalat malam karena rindu untuk mendapatkan apa yang ada di sisi-Ku"


2. Seseorang yang berperang di jalan Allah. Dia dan lainnya mengalami kekalahan dan menyadari akibat kekalahan itu, serta mengetahui juga ada pahala yang akan didapat jika kembali berperang. Lalu orang ini kembali berperang hingga akhirnya terbunuh. Allah berfirman kepada malaikatNya :

"Wahai Malaikat-Ku, Lihat hamba-Ku yang kembali berperang karena mengharap dan rindu dengan apa yang Kumiliki hingga akhirnya dia terbunuh"
(HR.AHMAD ,Abu Yá'la, Al-Thabarani dan Ibn Hibban. Dihasankan oleh A-Albani dalam Shahih Al-Targhib wa Al-Tarhib (1/258)


Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda :

"Pada setiap malam, Allah turun ke langit dunia ketika seperlima malam pertama habis. Lalu Dia berfirman : "AKULAH RAJA ! AKULAH RAJA ! SIAPA SAJA BERDOA KEPADA-KU PASTI AKU KABULKAN.
SIAPA MEMINTA KEPADA-KU PASTI AKU BERIKAN
SIAPA MEMOHON AMPUNAN KEPADA-KU AKU AMPUNI.
ALLAH TERUS BERFIRMAN DEMIKIAN SAMPAI FAJAR TIBA (HR. MUSLIM)




NIKMAT NYA SHALAT MALAM
---------------------------------

Seseorang tidak akan bisa merasakan nikmatnya shalat, indahnya bermunajat dan asyiknya bermesraan dengan Allah, jika shalat belum menempati tempat utama di dalam hatinya. Dia tidak akan merasakan apa-apa jika dia belum sampai pada derajat menjadikan shalat sebagai penyejuk hati, penggembira jiwa, pelapang dada, penyembuh sakit, penghilang rasa gundah, dan pelepas kesempitan.


SYAIR YANG SUNGGUH INDAH DARI PARA PECINTA SHALAT MALAM :

"ORANG-ORANG MENANGIS MENGADU KEPADA YANG MAHA PENGASIH

Air mata menetes tak henti-hentinya
Dunia amat merindukan dan ingin memeluk mereka
Kapan saja mereka bersimpuh di hadapan Rabb Nya"


Abdul Aziz Al-Razi pernah ditanya "kenikmatan apa yang masih tersisa darimu?". Dia menjawab,"Ketika aku berada di suatu tempat gelap, dan aku bisa bermesraan dengan Rabb-Ku"


Muslim Al-ABid berkata "Bagi para pelaku ketaatan, tidak ada sesuatu didunia yang terasa lebih nikmat daripada menyendiri untuk bermunajat kepada Rabb mereka. Tidak ada sesuatu yang dicintai oleh mereka di akhirat selain mendapat pahala yang amat besar. Dan tidak ada nikmat yang melebihi kenikmatan mereka untuk segera bisa memandang Allah Azza Wajjala"


Yazid bin Abn berkata : "Tahajud dapat menyejukkan mata para pelaku ibadah, sedang dahaga kala berpuasa membuat hati mereka bahagia ketika bertemu dengan Allah"


Subhanallah ...


Mari saudaraku dan sahabatku, bangunlah pada waktu malam, ber-istighfarlah kepada TuhanMu dari kekuranganMu dan banyaknya tidur yang kamu lakukan, menangislah seolah-olah engkau sedang patah harapan, dan memohonlah kabulnya permintaan kepada RabbMu yang Maha Pengabul dan Pengasih...


Alangkah indahnya yang dikatakan Abu Sulaiman Al-Darani," Jika seseorang lalai belum pernah menangis sepanjang hidupnya kecuali terhadap nikmatnya shalat malam yang tidak pernah ia kerjakan, sepantasnya ia menangisi hal tersebut hingga ia meninggalkan dunia"






Abu Al-Qa'qa Muhammad Ibn Shalih
Wallahua'lam bishawab
Barakallahufikum ...


SUBHANALLAH , TUMBUHAN SALING BERKOMUNIKASI


Dalam Surat Israa’: 44 yang menunjukkan sesungguhnya, langit, bumi dan tumbuh-tumbuhan itu bertasbih kepada Allah, hanya manusia tak mengerti cara tasbih mereka.

Allah berfirman :
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS: Israa’: 44).

:::::::::::::::::::::::


Penelitian menyimpulkan bahwa tumbuhan ternyata saling berkomunikasi. Para peneliti memodifikasi gen kubis yang memicu keluarnya gas saat permukaan tanaman dipotong atau dilubangi. Modifikasi gen itu demi membuktikan bahwa tanaman "saling berbicara".


Peneliti menambahkan luciferase protein ke DNA sehingga emisi tanaman 'dapat dipantau di depan kamera. Luciferase protein menimbulkan cahaya kunang-kunang dalam gelap.


Tanaman kubis yang daunnya dipotong dengan gunting mulai memancarkan gas - jasmonat metil - yang 'memberitahu' tumbuhan di lain bahwa ada bahaya di sekitar mereka.


Dua tanaman kubis di dekat tanaman yang dipotong itu menerima pesan untuk melindungi diri. Mereka melindungi diri dengan memproduksi bahan kimia beracun pada daun untuk menangkis predator seperti ulat.


Ini adalah untuk pertama kalinya proses tersebut tertangkap kamera. Para ilmuwan mengatakan penelitian itu makin memperbesar dugaan bahwa semua tanaman berkomunikasi satu sama lain melalui 'bahasa rumit yang tidak terlihat'.


Rekaman itu akan ditampilkan sebagai cuplikan dari serial tiga bagian "How to Grow a Planet" yang ditayangkkan oleh BBC belum lama ini.


Profesor Ian Stewart yang melakukan percobaan tersebut di Exeter University, mengatakan: "gas tersebut memicu perubahan aktivitas biologis dua tanaman di sebelahnya. Mereka mendeteksi pesan yang memperingatkan mereka untuk melindungi diri."


"Mungkin ada obrolan konstan antar berbagai tanaman, bahwa mereka secara kimia dapat merasakan hal yang terjadi pada tumbuhan lain, ini tak ubahnya ada bahasa rahasia yang tersembunyi di sekitar kita," ujarnya dikutip dari BBC, 7 Pebruari 2012.


"Kebanyakan orang berasumsi bahwa tanaman menjalani hidup bukan pasif, kenyataannya mereka bergerak, punya rasa, dan berkomunikasi, hampir bisa disebut mereka punya sejenis kecerdasan," kata profesor Ian.


Profesor Nick Smirnoff yang memimpin penelitian itu mengemukakan bahwa temuan mereka bukan berarti bahwa tanaman bisa merasakan sakit. Tanaman tidak memiliki saraf.


Profesor Smirnoff, ahli biokimia, mengatakan: "Kami telah berhasil menunjukkan secara visual bahwa gas yang dipancarkan oleh tanaman ketika terluka akan mempengaruhi tanaman di sekitarnya."


"Belum jelas mengapa hal itu akan menguntungkan tanaman lainnya karena tanaman selalu saling bersaing. Masih banyak yang harus dipelajari."



BERTASBIH

Belum lama ini, sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologist, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak biasa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada.


Para ilmuwan selama hampir 3 tahun meneliti fenomena yang mencengangkan ini berhasil menganalisis denyutan atau detak suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhahiyah) dengan sebuah alat yang bernama Oscilloscope. Para ilmuwan menyaksikan denyutan cahaya elektrik itu berulang lebih dari 1000 kali dalam satu detik.


Keajaiban ini sebenarnya banyak disampaikan dalam al-Quran di mana semua makhluk hidup di dunia ini berstasbih dan bersujud di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala.


Dalam bukunya “Bahkan Jagat Raya Pun Bertasbih”, Dr. Ahmad Syawqi Ibrahim mengungkap banyak rahasia tumbuh-tumbuhan yang sesungguhnya hidup dan bertasbih kepada Allah Subhanahu Wata’ala.



Dalam Surat Israa’: 44 yang menunjukkan sesungguhnya, langit, bumi dan tumbuh-tumbuhan itu bertasbih kepada Allah, hanya manusia tak mengerti cara tasbih mereka.

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS: Israa’: 44).


Dalam ayat lain disebutkan, “Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.” (Q.S Ar-Rahman [55]: 6)


Dalam surat Al Hajj juga disebutkan, “Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.” [Al-Hajj: 18].

Maha benar Allah Subhanahu Wata’ala dan kebenaran Islam yang telah diturunkan Nya.*







******** 
Ketika seluruh tumbuhan, hewan dan ciptaan NYA selalu bertasbih kepada Allah .. lalu bagaimana dengan kita manusia .....



 


Keterangan: Bunga Putri Malu (Mimosa pudica L.) yang memiliki kepekaan tinggi terhadap cahaya dan daunnya mengatup jika disentuh

Sumber : pelita/bbc
Red: Cholis Akbar


::: KETIKA MENAPAKI USIA 40 :::



Sebuah Nasehat Imam Ibnu Atthaillah tentang menapaki usia 40, usia kematangan, usia kearifan.



“Jika engkau telah berusia empat puluh tahun, maka segeralah untuk memperbanyak amal shaleh siang maupun malam.  Sebab, waktu pertemuanmu dengan Allah ‘Azza wa Jalla semakin dekat. Ibadah yang kau kerjakan saat ini tidak mampu menyamai ibadah seorang pemuda yang tidak menyia-nyiakan masa mudanya. Bukankah selama ini kau sia-siakan masa muda dan kekuatanmu. Andaikata saat ini kau ingin beramal sekuat-kuatnya, tenagamu sudah tidak mendukung lagi”.

 

Oleh karena itu beramallah sesuai kekuatanmu. Perbaikilah masa lalumu dengan banyak berdzikir, sebab tidak ada amal yang lebih mudah dari dzikir. Dzikir dapat kamu lakukan ketika berdiri, duduk, berbaring maupun sakit. Dzikir adalah ibadah yang paling mudah.

 

Rasulullah saw bersabda :



“Dan hendaklah lisanmu basah dengan berdzikir kepada Allah SWT "




Bacalah secara berkesinambungan doa’ dan dzikir papa pun yang mudah bagimu. Pada hakikatnya engkau dapat berdzikir kepada Allah swt adalah karena kebaikannya. Ia akan mengaruniamu”


 

“Ketahuilah, sebuah umur yang awalnya disia-siakan, seyogyanya sisanya dimanfaatkan. Jika seorang ibu memiliki sepuluh anak dan sembilan diantaranya meninggal dunia. Tentu ia akan lebih mencintai satu-satunya anak yang masih hidup itu. Kamu telah menyia-nyiakan sebagian besar umurmu, oleh karena itu jagalah sisa umurmu yang sangat sedikit itu. Demi Allah, sesungguhnya umurmu bukanlah umur yang dihitung sejak engkau lahir, tetapi umurmu adalah umur yang dihitung sejak hari pertama engkau mengenal Allah swt”.

 

“Seseorang yang telah mendekati ajalnya ( berusia lanjut ) dan ingin memperbaiki segala kekurangannya di masa lalu, hendaknya dia banyak membaca dzikir yang ringkas tetapi berpahala besar. Dzikir semacam itu akan membuat sisa umur yang pendek menjadi panjang.

 

Jika sebelumnya kau sedikit melakukan shalat dan puasa sunah, maka perbaikilah kekuranganmu dengan banyak bershalawat kepada Rasulullah saw. Andaikata sepanjang hidupmu engkau melakukan segala jenis ketaatan dan kemudian Allah swt bershalawat kepadamu sekali saja, maka satu shalawat Allah ini akan mengalahkan semua amalmu itu. Sebab, engkau bershalawat kepada Rasulullah sesuai dengan kekuatanmu, sedangkan Allah swt bershalawat kepadamu sesuai dengan kebesaran-Nya. Ini jika Allah swt bershalawat kepadamu sekali, lalu bagaimana jika Allah swt membalas setiap shalawatmu dengan sepuluh shalawat sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah Hadits Shahih?

 

Betapa indah hidup ini jika kau isi dengan ketaatan kepada Allah swt, dengan berdzikir kepada-Nya dan bershalawat kepada Rasulullah saw.”

“Orang yang menggunakan masa sehatnya untuk bermaksiat kepada Allah swt adalah seperti seorang anak yang mendapat warisan dari ayahnya sebesar seribu dinar, kemudian ia gunakan semua uang itu untuk membeli ular dan kalajengking yang sangat berbisa yang kemudian mengelilingi dan menggigitnya. Bukankah ular dan kalajengking tersebut akan membunuhnya? Kamu gunakan masa sehatmu untuk bermaksiat kepada Allah swt, maka nilaimu adalah seperti burung pemakan bangkai yang terbang berkeliling mencari bangkai, dimana pun ia dapatkan, maka ia segera mendarat.


 

------------------------------

“Ya Tuhanku, berilah kami ilham untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepada kami dan kepada Ibu-bapak kami , serta untuk mengerjakan amal sholeh yang Engkau ridhoi. Karuniakanlah kebaikan kepada kami dengan memberi kebaikan kepada anak-cucu kami.

Sungguh kami bertobat kepada-Mu, dan sesungguhnya kami termasuk golongan orang-orang yang berserah diri.” Al-Ahqaaf (QS 46:15)


Ayat di atas adalah do’a kesadaran akan hakikat hidup yang diajarkan Allah kepada manusia atas tiap pertambahan dan kematangan usianya .


Inilah do’a sarat makna yang penuh keterbukaan dan kesadaran akan peran masa lalu (orang tua), masa kini (diri kita sendiri), dan harapan masa depan (anak-cucu).

Inilah do’a keselamatan setelah menjalani hidup hingga cukup bekal pengalaman serta berkesempatan untuk menata ulang setelah melihat tantangan proyeksi dirinya di masa depan.

Inilah do’a penuh permohonan, penuh kesyukuran, dan penuh pertobatan yang perlu dilantunkan secara khusyuk, intim, dan sepenuh jiwa oleh siapa pun yang punya kesadaran akan umur, posisi, peran, peluang, serta hakikat kehidupannya.


Sungguh ketika seseorang menapaki usia 40 , telah sampailah ia pada fase kearifan hidup.

Puncak fase fisik sudah dilampauinya, simpang jalan kehidupan sudah diketahuinya, derita dan bahagia sudah dialaminya, serta jalur, rambu, dan lapis-lapis kehidupan sudah transparan bagi mata batinnya.


Pada usia ini, seseorang sudah bisa mengukur secara tepat kekuatan dan kelemahan dirinya, tinggallah kemudian mana pilihan jalan yang akan diteruskanya. Persoalan kehidupan sudah semakin kelihatan berat dan bukan lagi fase fisik, bukan lagi fase coba-coba, melainkan fase kearifan hidup.


Dua kata kunci pada do’a ini adalah "SYUKUR" dan "TAUBAT".
Hakikat syukur adalah penegasan pengakuan diri akan nikmat yang telah diterimanya serta ungkapan rasa terima kasih kepada Allah atas segala kebaikan-Nya.

 

Sementara inti tobat adalah saling ‘berbuat kebaikan’ antara manusia dengan Allah. Dimulai dari manusia yang ‘berbuat kebaikan’ dengan penyesalan kemudian dibalas oleh Allah ‘berbuat kebaikan’ dengan pengampunan dan pemberian rahmat-Nya serta manusia bertobat lantas Allah mengampuninya.


Inilah hubungan mesra dan bermakna hakiki antara mahluk dan sang Khalik ...


Saudaraku yang dirahmati Allah ..
Janganlah menunda-nunda amal ibadah dan kebaikan ,
karena tidak ada yang tahu batas usia kita ...






Wallahu a'lam bishawwab


NASEHAT QUR'ANI TENTANG PERNIKAHAN (MUSLIM.COM)



Untuk mereka yang sudah memiliki arah..
Untuk mereka yang belum memiliki arah..
dan untuk mereka yang tidak memiliki arah...nasehat ini untuk semuanya…….
Semua yang menginginkan kebaikan..
Bagi mereka yg mencari Mawaddah (kasih)..Sakinah (ketentraman) dan Rahmah (sayang) dalam Keluarga..


Saudaraku..
Nikah itu ibadah..Nikah itu suci..
Memang nikah itu bisa karena harta..bisa karena kecantikan..
bisa karena keturunan..dan bisa karena agama..
Namun jangan kau jadikan harta..ketutunan ataupun kecantikan sebagai alasan..
karena semua itu akan menyebabkan celaka..
Jadikanlah agama sebagai alasan..Engkau akan mendapatkan kebahagiaan..

Saudaraku..
Tidak dipungkiri bahwa terbentuknya keluarga karena cinta..
Namun..jika cinta kau jadikan sebagai landasan..maka keluargamu akan rapuh.. akan mudah hancur..
Jadikanlah ”Allah” sebagai landasan..Niscaya kau akan selamat..Tidak saja dunia..tapi juga akhirat..
Jadikanlah ridha Allah sebagai tujuan..Niscaya mawaddah..sakinah dan rahmah akan tercapai..

Saudaraku..
Jangan kau menginginkan menjadi raja dalam “istanamu”..
disambut istri ketika datang..dan dilayani segala kebutuhan…
Jika ini kau lakukan..”istanamu ” tidak akan langgeng..
Lihatlah manusia ter-agung Rasulullah Saw…tidak marah ketika harus tidur di depan pintu..beralaskan sorban..karena sang istri tercinta tidak mendengar kedatangannya..
Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya ketika lapar..Menjahit bajunya yang robek..

Saudaraku………
Jangan kau menginginkan menjadi ratu dalam “istanamu “..
Disayang..dimanja dan dilayani suami..Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu…
Jika itu engkau lakukan ”istanamu” akan menjadi neraka bagimu..

Saudaraku..
Jangan kau terlalu cinta kepada istrimu…Jangan kau terlalu menuruti istrimu..
Jika itu kau lakukan akan celaka..kau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih..tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah…..

Lihatlah bagaimana Allah menegur ”Nabi“-mu tatkala mengharamkan apa yang Allah halalkan..hanya karena menuruti kemauan sang istri..Tegaslah terhadap istrimu..
Dengan cintamu..ajaklah dia taat kepada Allah…Jangan biarkan dia dengan kehendaknya……..
Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth..
Di bawah bimbingan manusia pilihan..justru mereka menjadi penentang..

Istrimu bisa menjadi musuhmu..Didiklah istrimu..
Jadikan dia sebagai Hajar..wanita utama yang loyal terhadap tugas suami..Ibrahim..
Jadikan dia sebagai Maryam..wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya..
Jadikan dia sebagai Khadijah..wanita utama yang bisa mendampingi sang suami
Rasulullah Saw menerima tugas risalah…..

Istrimu adalah tanggung jawabmu…
Jangan kau larang mereka taat kepada Allah…Biarkan mereka menjadi wanita shalelah…Biarkan mereka menjadi Hajar atau Maryam..
Jangan kau belenggu mereka dengan egomu…

Saudaraku..
Jika kau menjadi istri..
Jangan kau paksa suamimu menurutimu..Jangan kau paksa suamimu melanggar Allah..
siapkan dirimu untuk menjadi Hajar yang setia terhadap tugas suami…..
Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam yang bisa menjaga kehormatannya….
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi..
Jangan kau usik suamimu dengan rengek'anmu…Jangan kau usik suamimu dengan tangismu…
Jika itu kau lakukan…..Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi pendurhaka..

Saudaraku..
Jika engkau menjadi Bapak..jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim..

Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim..Jadilah bapak yang kasih seperti Rasulullah Saw..
Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah…Ajaklah mereka taat kepada Allah..
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti..
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat..
Jangan kau jadikan mereka sebagai Kan’an yang durhaka..

Mohonlah kepada Allah..
Mintalah kepada Allah agar mereka menjadi anak yang shaleh..
Anak yang bisa membawa kebahagiaan..

Saudaraku..
Jika kau menjadi ibu.Jadilah kau ibu yang bijak..ibu yang teduh….
Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu…
Jadikanlah mereka mujahid..Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah..

Jangan biarkan mereka bermanja-manja…
Jangan biarkan mereka bermalas-malas..
Siapkan mereka untuk menjadi hamba yang shaleh….
Hamba yang siap menegakkan Risalah Islam..


 


Aamiin..

::: KEUTAMAAN SHALAWAT NABI :::



بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepada-nya." (Al-Ahzab: 56)



Imam Al-Bukhari meriwayatkan, Abu 'Aliyah berkata, "Shalawat Allah adalah berupa pujianNya untuk nabi di hadapan para malaikat. Adapun shalawat para malaikat adalah do'a (untuk beliau)."



Ibnu Abbas berkata, "Bershalawat artinya mendo'akan supaya diberkati."


Maksud dari ayat di atas, sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya yaitu, "Sesungguhnya Allah Subhannahu wa Ta'ala menggambarkan kepada segenap hambaNya tentang kedudukan seorang hamba-Nya, nabi dan kekasihNya di sisiNya di alam arwah, bahwa sesung-guhnya Dia memujinya di hadapan para malaikat. Dan sesungguhnya para malaikat bershalawat untuknya. Kemudian Allah memerintahkan kepada penghuni alam dunia agar bershalawat untuknya, sehingga berkumpullah pujian baginya dari segenap penghuni alam semesta."



1. Dalam ayat di atas, Allah memerintahkan kita agar mendo'akan dan bershalawat untuk Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam. Bukan sebaliknya, memohon kepada beliau, sebagai sesembahan selain Allah.


2. Banyak bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan tanda cinta seorang muslim kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam [Lihat kitab “Mahabbatur Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bainal ittibaa’ walibtidaa’” (hal. 77).], karena para ulama mengatakan: “Barangsiapa yang mencintai sesuatu maka dia akan sering menyebutnya” [Lihat kitab “Minhaajus sunnatin nabawiyyah” (5/393) dan “Raudhatul muhibbiin” (hal. 264).].


3. Bacaan shalawat untuk Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam yang paling utama adalah apa yang beliau ajarkan kepada para sahabat, ketika beliau bersabda,

"Katakanlah, Ya Allah limpahkanlah rahmat untuk Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat untuk Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah berkah untuk Muhammad dan keluarga Muhammad sebagai-mana Engkau telah melimpahkan berkah untuk Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia." (HR Al-Bukhari dan Muslim)



4. Makna shalawat dari Allah Ta’ala kepada hamba-Nya adalah limpahan rahmat, pengampunan, pujian, kemualian dan keberkahan dari-Nya [Lihat kitab “Zaadul masiir” (6/398).]. Ada juga yang mengartikannya dengan taufik dari Allah Ta’ala untuk mengeluarkan hamba-Nya dari kegelapan (kesesatan) menuju cahaya (petunjuk-Nya), sebagaimana dalam firman-Nya:




{هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا}

“Dialah yang bershalawat kepadamu (wahai manusia) dan malaikat-Nya (dengan memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS al-Ahzaab:43).



5. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam bersabda,

"Jika kalian mendengar muadzin maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, kemudian bershalawatlah untukku. Karena sesungguhnya barangsiapa yang bershalawat untukku satu kali, Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mohonkanlah kepada Allah wasilah untukku. Sesungguhnya ia adalah suatu tempat (derajat) di Surga. Ia tidak pantas kecuali untuk seorang hamba dari hamba-hamba Allah. Aku berharap bahwa hamba itu adalah aku. Barangsiapa memintakan wasilah untukku, maka ia berhak menerima syafa'atku." (HR. Muslim)


Do'a yang diajarkan Rasulullah dibaca dengan suara pelan. Ia dibaca seusai adzan dan setelah membacakan shalawat untuk nabi. Do'a yang diajarkan beliau yaitu:

"Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna ini. Dan shalat yang akan didirikan. Berikanlah untuk Muhammad wasilah (derajat) dan keutamaan. Dan tempatkanlah ia di tempat terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan." (HR. Al-Bukhari)



6. Membaca shalawat atas Nabi ketika berdo'a, sangat dianjukan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah :

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam bersabda,
"Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berpetualang di bumi, mereka menyampaikan kepadaku salam dari umatku." (HR Ahmad, hadits shahih)



Bershalawat untuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Salam sangat dianjurkan, terutama pada hari Jum'at. Dan ia termasuk amalan yang utama untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bertawassul dengan shalawat ketika berdo'a adalah dianjurkan. Sebab ia termasuk amal shalih.



Ya Allah, limpahkan salam serta rahmat bagi Nabi Muhammad SAW beserta keluarga , Nabi Ibrahim beserta keluarga, para sahabat Nabi serta seluruh kaum muslimin dimanapun berada ,
Allahumma shalli 'ala Muhammad , wa'ala ali Muhammad ...





Mualaf center Indonesia ,
Wallahu a'lam
Barakallahufikum ...

::: BERKUMPUL DENGAN LINGKUNGAN YANG SHALIH :::


Sungguh … berkumpul dengan orang-orang shalih itu, akan mendatangkan obat hati bagi kita. Maka, berkumpullah … dengan mereka … dengan "ruh-ruh penuh kebaikan" .


Suatu saat beberapa sahabat bertanya,
"Karib seperti apa yang baik untuk kami?" Rasulullah SAW menjawab, "Yakni apabila kalian memandang wajahnya, maka hal itu mengingatkan kalian kepada Allah." (Riwayat Abu Ya’la, dihasankan Al-Busrin)

Sabda Rasulullah SAW yang lain, "Sesungguhnya sebagian manusia merupakan kunci untuk mengingatkan kepada Allah." (Riwayat Ibnu Hibban, disahihkan oleh beliau)

Rasulullah SAW bersabda, "Ruh-ruh manusia itu seperti prajurit yang berkelompok-kelompok, jika saling mengenal mereka akan menjadi akrab, dan jika saling bermusuhan maka mereka akan saling berselisih." (Shahih Muslim No. 4773)



“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara…” ( QS: Hujurat : 10)


Subhanallah . indahnya UKHUWAH ISLAMIYAH ..

Satu karunia , cahaya, dan nikmat Ilahi yang dituangkan oleh Allah ke dalam hati hambanya yang ikhlas, dan orang-orang yang bertaqwa kepada-Nya

Kekuatan iman dan spiritual yang melahirkan perasaan yang dalan terhadap kasih sayang, mahabbah (kecintaan), kemuliaan, dan rasa saling percaya sesama manusia.

 
“Sesungguhnya orang2 mukmin adalah bersaudara…” ( QS: Hujurat : 10)



Rasulullah SAW bersabda :
Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman :
Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena Keagungan Ku ? Pada hari ini Aku akan menaungi mereka dalam naungan Ku, hari yang tidak ada lagi naungan kecuali Naungan Ku" (HR Tirmidzi)


Dari Mu'adz ra, Rasulullah SAW berkata bahwa Allahpun berfirman :
"Orang-orang yang saling mencintai karena Keagungan Ku bagi mereka adalah mimbar-mimbar yang terbuat dari cahaya, hingga para Nabi dan orang syahid merasa iri terhadap mereka " ( HR Tirmidzi)


Dari Abu Idris Al Khawlani ra berkata :
"Bergembiralah karena aku mendengar Rasulullah SAW bersabda :
Allah berfirman : " Kecintaan Ku pasti (Kuberikan) untuk orang-orang yang saling mencintai karena Ku, saling berteman karena Ku, saling mengunjungi karena Ku dan saling memberi karena Ku. (diriwayatkan oleh Malik dalam Al Muwaththa' dengan sanad shahih)


.. Cintailah yang dibumi, maka penghuni langitpun akan mencintai Mu ..


"Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: para nabi, shiddiqin, syuhada dan shalihin. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." (QS. An-Nisa [4] : 69)


Ya Allah ,
"Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS. Al-Fatihah [1] : 6-7)

Aamiin Allahumma aamiin ...







@Riyadhus Shalihin dan sumber-sumber lainnya ,

Wallahu a'lam ,
Barakallahufikum ...
Selamat pagi , selamat beraktifitas sahabatku ..
Keep Istiqomah ,,,

DOA DAN TADHARRU' (PERNYATAAN KEHINAAN DIRI DI HADAPAN ALLAH)


Maha Suci Engkau ya Allah ..
Wahai Dzat yang Maha Besar,
Wahai Dzat yang Maha Menyayangi,
Wahai Dzat yang Maha Merahmati,


Puji yang tak berbatas untuk Mu ..
sebanyak bilangan makhluk Mu ..
sebanyak bilangan Keridhaan-Mu ..
sebanyak timbangan ‘Arsy-Mu
sebanyak bilangan kalimat- Mu ...


Segala Puji bagi MU ..
Pujian atas Kebesaran dan Kemuliaan MU ...
Pujian yg berdiri dgn Kebesaran dan kemuliaan Wajah-MU ..
dan Keagungan Kekuasaan-MU..


Ya Allah,
Tak ada satupun urusan kami tersembunyi bagiMu
Dan kami adalah orang yang sangat berhajat
Yang memohon perlindunganMu
yang senantiasa dalam keterbutuhan
akan Rahmat MU ...


Ya Rabbi ..
Ampunilah kami ..
Tertatih-tatih kami menggapai Cinta MU ..
Ijinkan kami bersimpuh kepada MU
Dengan segenap ketidakmampuan kami
untuk bersyukur atas segenap nikmat MU ..


Wahai Allah yang Maha Pemurah,
Janganlah Kau jadikan kami
Orang yang malang dan celaka dalam berdoa kepada Engkau
Sayangi kami dengan segenap Naungan MU ..
Peliharalah Agama kami ..
Peliharalah dunia tempat kami bernaung ..
Peliharalah akhirat tempat kami kembali ..
Wahai Allah Sebaik-baik Dzat Pemberi Karunia ...


Kami mohon kepada MU
dengan simpulan simpulan kebesaran dari 'Arasy MU
dengan kunci kunci rahmatMU
Lembutkanlah terhadap kami, keluarga kami ,
serta seluruh kaum Muslimin dimanapun berada
dengan karunia dan kemurahan MU ...
Wahai Allah Yang dekat dan Tidak Jauh
Wahai Allah Yang Hadir selalu dalam hati ..


Ya Allah, Ya Samii', Ya Bashir
Cukuplah Engkau bagi kami ..
Tiada Ilah selain MU ..

Subhanallah ..walhamdulillah .. walaa 'ilaahailallah
Allahu Akbar ..





Aamin Allahu ya Karim ..