Kamis, 15 November 2012

:: HADIRKAN HATI SAAT BERDOA ..



Bismillahirrahmannirrahim,

.. Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al-Mu’min: 60)

“ Ketahuilah, sungguh Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lupa dan lalai.” (HR. Tirmidzi & Hakim)

Hadirkan Hati Ketika Berdoa

Hati yang lalai, adalah hati yang kosong ketika berdoa, atau hanya bibir saja yang bergerak tanpa ada perasaan apa-apa ketika berdoa. Ar-Razi mengatakan: “Para ulama sepakat bahwa doa yang diucapkan dengan hati kosong akan sedikit manfaat dan tidak membawa pengaruh apa-apa dalam jiwanya.”

Mendidik hati untuk menghadirkan Allah dalam dzikir dan doa adalah dengan mengosongkan hati , ingatlah akan dosa-dosa kita, ingat maksiat yang pernah kita lakukan. Ingat hanya Allah yang berhak mengampuni. Dan hanya Allah yang berhak mengabulkan setiap doa.

Hadirkan pula rasa kelak kita mati, tidak ada yang bisa menolong di alam kubur dan akhirat nanti kecuali Allah.
Berusahalah terus sampai terasa bahwa tanpa pertolongan Allah kita tidak mampu apa-apa.

Pecahkan kekerasan dan keegoan hati kita.
Sesungguhnya hati yang lembut adalah hati yang bergetar dan mudah meneteskan airmata manakala asma Allah, Dzat Yang Maha Agung disebut.

@@@

Ya Allah, karuniakanlah ketakwaan kepada jiwa kami , sucikanlah jiwa kami , karena Engkaulah sebaik-baik yang menyucikan jiwa, Engkaulah Yang Menguasai dan melindungi jiwa.

Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', hawa nafsu yang tidak pernah puas dan doa yang tidak dikabulkan.. (HR. Muslim)

Aamiin yaa Robbal alamin ..

:: KISAH KEDERMAWANAN ABDURRAHMAN BIN AUF RA



Kehidupan Abdurrahman bin 'Auf di Madinah berjaya dalam berniaga. Apa saja yang ia pegang dan dijadikannya pokok perniagaan pasti menguntungkannya. Pada suatu hari ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Wahai ibnu 'Auf! anda termasuh golongan orang kaya dan anda akan masuk surga secara perlahan-lahan....! Pinjamkanlah kekayaan itu kepada Allah, pasti A
llah mempermudah langkah anda....!" Semenjak ia mendengar nasihat Rasulullah ini dan ia menyediakan bagi Allah pinjaman yang balk, maka Allah pun memberi ganjaran kepadanya dengan berlipat ganda

Di suatu hari ia menjual tanah seharga 40 ribu dinar, kemudian uang itu dibagi-bagikannya semua untuk keluarganya dari Bani Zuhrah, untuk para isteri Nabi dan untuk kaum fakir miskin.

Diserahkannya pada suatu hari limaratus ekor kuda untuk perlengkapan balatentara islam menolong agama Allah SWT...dan di hari yang lain seribu limaratus kendaraan. Menjelang wafatnya ia berwasiat lima puluh ribu dinar untuk jalan Allah, lain diwasiatkannya pula bagi setiap orang yang ikut perang Badar dan masih hidup, masing-masing empat ratus dinar, hingga Utsman bin Affan r.a. yang terbilang kaya juga mengambil bagiannya dari wasiat itu, serta berkata : " Harta Abdurrahman bin 'Auf halal lagi bersih, dan memakan harta itu membawa selamat dan berkat".

Ibnu 'Auf adalah seorang pemimpin yang mengendalikan hartanya, bukan seorang budak yang dikendalikan oleh hartanya

Pada suatu hari dihidangkan kepadanya makanan untuk berbuka, karena waktu itu ia sedang shaum .... Sewaktu pandangannya jatuh pada hidangan tersebut, timbul selera makannya, tetapi iapun menangis sambil mengeluh dan mengenang :

"Mushab bin Umeir telah gugur sebagai syahid, ia seorang yang jauh lebih baik daripadaku, ia hanya mendapat kafan sehelai burdah; jika ditutupkan ke kepalanya maka kelihatan kakinya, dan jika ditutupkan kedua kakinya terbuka kepalanya!

Demikian pula Hamzah yang jauh lebih baik daripadaku, ia pun gugur sebagai syahid, dan di saat akan dikuburkan hanya terdapat baginya sehelai selendang. Telah dihamparkan bagi kami dunia seluas-luasnya, dan telah diberikan pula kepada kami hasil sebanyak-banyaknya.

Sungguh kami khawatir kalau-kalau telah diadukan pahala kebaikan kami...!" Pada suatu peristiwa lain sebagian shahabatnya berkumpul bersamanya menghadapi jamuan di rumahnya. Tak lama sesudah makanan diletakkan di hadapan mereka, ia pun menangis; karena itu mereka bertanya: "Apa sebabnya anda menangis wahai Abu Muhammad ... ?" Ujarnya: "Rasulullah saw. telah wafat dan tak pernah beliau berikut ahli rumahnya sampai kenyang makan roti gandum, apa harapan kita apabila dipanjangkan usia tetapi tidak menambah kebaikan bagi kita ... ?"

Begitulah ia, kekayaannya yang melimpah-limpah, sedikitpun tidak membangkitkan kesombongan dan takabur dalam dirinya.
Sampai-sampai dikatakan orang tentang dirinya: " Seandainya seorang asing yang belum pernah mengenalnya, kebetulan melihatnya sedang duduk-duduk bersama pelayan-pelayannya, niscaya ia tak akan sanggup membedakannya dari antara mereka! Tetapi bila orang asing itu mengenal satu segi saja dari perjuangan ibnu 'Auf dan jasa-jasanya, misalnya diketahuinya bahwa di badannya terdapat duapuluh bekas luka di perang Uhud, dan bahwa salah satu dari bekas luka ini meninggalkan cacad pincang yang tidak sembuhsembuh pada salah satu kakinya......sebagaimana pula beberapa gigi seri rontok di perang Uhud, yang menyebabkan kecadelan yang jelas pada ucapan dan pembicaraannya .... Di waktu itulah orang baru akan menyadari bahwa laki-laki yang berperawakan tinggi dengan air muka berseri dan kulit halus, pincang serta cadel, sebagai tanda jasa dari perang Uhud, itulah orang yang bernama Abdurrahman bin 'Auf

Layaknya orang-orang kaya , mereka cenderung gandrung untuk memiliki pengaruh guna melindungi kekayaan mereka, serta sifat-sifat lainnya yang biasa dibangkitkan oleh kekayaan.

Tetapi bila kita melihat Abdurrahman bin 'Auf dengan kekayaannya yang melimpah ini, kita akan menemukan manusia ajaib yang sanggup menguasai tabi'at kemanusiaan dalam bidang ini dan melangkahinya ke puncak ketinggian yang unik.

Peristiwa ini terjadi sewaktu Umar bin Khatthab hendak berpisah dengan ruhnya yang suci dan ia memilih enam orang tokoh dari para shahabat Rasulullah saw. sebagai formatur agar mereka memilih salah seorang di antara mereka untuk menjadi khalifah yang baru....

Jari-jari tangan sama-sama menunjuk dan mengisyaratkan Ibnu 'Auf .... Bahkan sebagian shahabat telah menegaskan bahwa dialah orang yang lebih berhak dengan khalifah di antara yang enam itu, maka ujamya:"Demi Allah, daripada aku menerima jabatan tersebut, lebih balk ambil pisau lain taruh ke atas leherku, kemudian kalian tusukkan sampai tembus ke sebelah. ..!

Demikianlah, baru saja kelompok Enam formatur itu mengadakan pertemuan untuk memilih salah seorang diantara mereka untuk menjadi khalifah yang akan menggantikan al-Faruk, Umar bin Khatthab maka kepada kawan-kawannya yang lima dinyatakannya bahwa ia telah melepaskan haknya yang dilimpahkan Umar kepadanya sebagai salah seorang dari enam orang calon yang akan dipilih menjadi khalifah. Dan adalah kewajiban mereka untuk melakukan pemilihan itu terbatas diantara mereka yang berlima saja ....

Sikap zuhudnya terhadap jabatan pangkat ini dengan cepat telah menempatkan dirinya sebagai hakim diantara lima orang tokoh terkemuka itu. Mereka menerima dengan senang hati agar Abdurrahman bin 'Auf menetapkan pilihan khalifah itu terhadap salah seorang di antara mereka yang berlima, sementara Imam Ali mengatakan: "Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, bahwa anda adalah orang yang dipercaya oleh penduduk langit, dan dipercaya pula oleh penduduk bumi ... !" Oleh Ibnu 'Auf dipilihlah Utsman bin Affan untuk jabatan khalifah dan yang lain pun menyetujui pilihannya.

Selagi ruhnya bersiap-siap memulai perjalanannya yang baru, air matanya meleleh sedang lidahnya bergerak-gerak mengucapkan kata-kata: "Sesungguhnya aku khawatir dipisahkan dari shahabat-shahabatku karena kekayaanku yang melimpah ruah ... !" Tetapi sakinah dari Allah segera menyelimutinya, lain satu senyuman tipis menghiasi wajahnya disebabkan sukacita yang memberi cahaya serta kebahagiaan yang menenteramkan jiwa

....Ia sedang mengenangkan kebenaran sabda Rasulullah saw.yang pernah beliau ucapkan: "Abdurrahman bin 'Auf dalam surga!", lagi pula ia sedang mengingat-ingat janji Allah dalam kitab-Nya: "Orang-orang yang membelanjakan hartanya dijalan Alloh kemudian mereka tidak mengiringi apa yang telah mereka nafqahkan itu dengan membangkit-bangkit pemberiannnya dan tidak pula kata-kata yang menyakitkan, niscaya mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka; mereka tidak usah merasa takut dan tidak pula berdukacita ... "(QS. 2 al-Baqarah: 262)

Subhanallah, Maha Suci Allah ,,

Barangsiapa menolong agama Allah maka Allah akan meneguhkan kedudukan-Nya ( QS. Muhammad : 7 )

:: DENGKI YANG TERPUJI



Bismillahirrahmannirrahim,

Al-Hasad yang artinya iri hati dan dengki adalah salah satu penyakit hati yang sering menimpa kebanyakan manusia. Hasad hukumnya HARAM, bahkan ia merupakan salah satu dosa besar yang membinasakan pelakunya di dunia dan akhirat.

Al-Hasad memiliki bahaya yang banyak, diantaranya adalah sebagaimana diterangkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasal
lam di dalam sebuah hadits yang shohih berikut ini:

Artinya: " Berhati-hatilah engkau dari sifat hasad (dengki), karena sesungguhnya hasad itu menggerogoti /menghabiskan amal-amal kebaikan sebagaimana api melahap kayu bakar."

Namun, di sana terdapat hasad yg terpuji, dan pelakunya tidak tercela dan tidak berdosa. Hasad terpuji tersebut sebagaimana diterangkan di dalam hadits shohih berikut ini:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَتهُوَ يُنْفِقُ مِنْهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ,وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ القُرْآنَ فَهُوَ يَقُوْمُ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Tidak boleh hasad kecuali dalam dua perkara (yaitu):

(1) Seseorang yang Allah berikan harta kepadanya, lalu ia infakkan sebagiannya (di jalan Allah, pent) pada waktu-waktu malam dan siang hari.

(2) Dan seseorang yang Allah karuniakan Al-Qur’an kepadanya, lalu ia menegakkannya (membaca dan mengamalkannya, pent) di waktu-waktu malam dan siang hari.” (Hadits SHOHIH. Diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam kitab Shohihnya).


:: REZEKI ALLAH SESUAI TAKARAN



Bismillahirrahmannirrahim,

“Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS. Al Isro’: 30).

“Dan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehenda
ki-Nya dengan ukuran.

Allah Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy Syuraa: 27).

Begitulah kasih sayang Allah : “Seandainya Allah memberi hamba tersebut rezeki lebih dari yang mereka butuhkan, tentu mereka akan melampaui batas,

“Akan tetapi Allah memberi rezeki pada mereka sesuai dengan pilihan-Nya dan Allah selalu melihat manakah yang maslahat untuk mereka. Allah tentu yang lebih mengetahui manakah yang terbaik untuk hambaNya.

Sahabat, Kaya dan miskin bukanlah tanda seorang hamba itu mulia dan hina dihadapan Allah. Karena orang kafir saja Allah beri rezeki, begitu pula dengan orang yang bermaksiat pun.
Jadi rezeki tidak dibatasi pada orang beriman saja. Itulah lathif-nya Allah (Maha Lembutnya Allah). Sebagaimana dalam ayat disebutkan, “Allah Maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada yang dikehendaki-Nya dan Dialah yang Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Asy Syura: 19)

Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal salih, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang Tinggi (dalam syurga).” (QS. Saba’: 35-37)

Mari jadikan Sabar dan Syukur menghiasi takwa ...

:: MANFAAT TIDUR DALAM GELAP



Ahli biologi Joan Robert, Ia mengatakan bahwa tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tdk ada cahaya, Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi & mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker prostat..

Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala d malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon me
latonin terhenti..

Pentingnya tidur di malam hari dengan mematikan lampu juga diteliti oleh para ilmuwan dari inggris dan israel, Peneliti menemukan bahwa ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekpresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London juga menyatakan bahwa orang bisa menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini telah dikabarkan Rasulullah sejak 14 abad silam :

"PADAMKANLAH LAMPU dI MALAM HARI APABILA KAMU AKAN TIDUR, Tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman" (HR.Muttafaq'alaih)..

Mari Hidup sehat ala Rasulullah
Indahnya IslamKu ..
 
Barakallahufikum ..


Jumat, 02 November 2012

:: TENTANG TAUBAT





Bismillahirrahmanirrahim,

Saudaraku .. 



Apa artinya Taubat?

Tobat adalah penyesalan atas semua maksiaat atau dosa yang pernah dilakukan kemudian bertekad untuk tidak mengulanginya lagi, baik sejak sekarang atau akan datang.


Apakah Tobat itu Wajib?

Taubat hukumnya wajib bagi semua muslim setelah melakukan maksiat. Karena Taubat dianggap sebagai Tazkiyatun Nafs (penyuci jiwa). Jiwa yang kotor tentunya harus dibersihkan dulu dan belum bisa masuk Rahmat dan karunia Allah.


Apa hubungan antara Muhasabah dan Taubat?

Orang yang sering Muhasabah ataupun yang menjadikan Muhasabah itu kontinunitas harian tentu nya akan tergerak untuk melakukanTaubat. Bila ia sadar betapa banyak kemaksiatan yang telah dilakukan nya, maka dengan sendirinya ia akan banyak ber Taubat. Maka antara Muhasabah dan Taubaut itu terkait erat.


Apa dalil yang mewajibkan Taubat ?

Banyak sekali ayat-ayat atau hadist Nabi Saw yang mewajibkan Taubat diantara nya:

"Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, agar kalian sukses." (QS. An-Nur: 31)

"Hai orang-orang yang beriman,bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang benar). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu ." (QS. At-Tahrim: 8)


Sedangkan dalam hadist disebutkan:

" Hai manusia, taubatlah kalian kepada Allah Swt, karena aku sendiri ber taubat 100 x dalam sehari." (HR. Muslim)


Apa yang disebut dengan Taubat Nasuha itu?

Ibnu Katsir mengatakan tentang Taubat Nasuha:

"Adalah Taubat yang benar dan serius, yaitu membersihkan dosa-dosa yang lalu, kemudian meninggalkan semua dosa saat ini juga, sambil menyesalinya dan bertekad tidak mengulanginya lagi di masa datang."


Lalu Bagaimana pandangan Allah Swt jika tidak taubat?

Allah Swt membagi hamba-hambanya 2 kategori: Yang ber Taubat dan yang Zalim.

Siapa saja hamba-hamba Nya yang tidak ber Taubat dari dosa yang pernah dilakukan nya maka Allah Swt mengkategorikan nya sebagai orang ZALIM.


Hal ini diketahui dari firmanNya:

" Siapa saja yang belum bertaubat, mereka adalah orang-orang yang zalim." (QS.al-Hujurat: 11)


Apakah Taubat itu harus saat itu juga atau bisa ditunda ?

Taubat wajib dilakukan saat itu juga, dan tidak boleh di tunda. Karena dengan menunda taubat dianggap juga sebagai dosa.


Apakah Taubat itu untuk dosa besar (Kabair) saja atau juga dosa kecil (Shogho-ir)?

Taubat wajib baik untuk dosa besar atau kecil, dan jika meremehkan dosa kecil pasti dosa itu makin bertumpuk. Satu taubat untuk satu dosa dan jika dihitung tidak mungkin dengan 1 taubat saja akan menghilangkan semua dosa-dosa besar. Disinilah pentingnya terus menerus taubat.


Bagiamana Jika orang itu meremehkan dosa yang dianggap kecil?

Sebuah hadist menjelaskan:

"Hati-hatilah kalian, jangan menyepelekan dosa-dosa. Karena dengan menyepelekan nya seperti kaum yang mendapati sebuah lubang. Masing-masing membawa kayu bakar, sehingga banyak dan dapat menghanguskan roti. Demikian orang yang menyelepelekan dosa yang akan menghancurkan nya."


Bagaimana cara ber Taubat itu?

Taubat itu terbagi 2:

Taubat karena melanggar perintah Allah Swt, dan
Taubat karena menyakiti sesama.

Taubat kepada Allah memerlukan 3 syarat, yaitu:

Meninggalkan kemaksiataan yang dilakukannya saat itu juga
Menyesali perbuatannya
Bertekad kuat tidak mengulangi lagi selama-lamanya.

Jika terkait dengan hak-hak orang lain maka ia harus minta maaf atau mengembalikan sesuatu kepada pemilik nya



Apakah saya harus sholat Taubat juga:

Sholat taubat hukum nya sunnah saja, namun baiknya dilakukan. Sholat taubat itu terdiri dari 2 rokaat, rokaat pertama membaca al-fatihah kemudian surat apa saja yang dihafal begitu pula rokaat ke-2 seperti rokaat pertama.


Apa perlu saya membaca surat Taubat pula ketika ber Taubat:


Antara Taubat dan membaca surat Taubat dalam Qur'an tidak ada kaitannya. Surat Taubat hanya nama salah satu surat dalam Al-Qur'an.


Apakah dengan sholat 5 waktu dianggap Taubat?

Tidak, sholat 5 waktu adalah kewajiban dan tidak dianggap taubat. Karena Taubat itu ada syarat-syarat nya seperti yang telah dijelaskan di atas.

Tapi mengapa ada sebuah hadist yang menjelaskan bahwa antara umroh dengan umroh, jum'at dengan jum'at lain nya atau antara Romadhon dengan romadhon dianggap Kafarot (pelebur dosa)?

Memang betul itu pelebur dosa, namun dosa yang disebutkan hadist adalah dosa-dosa kecil dan bukan dosa besar. Dosa besar wajib ber Taubat meskipun dia tidak meninggalkan Solat Jum'at atau puasa Romadhon.



Apa contoh dosa-dosa besar (Kabair)?

Syirik kepada Allah (mendatangi dukun, percaya horoskop, tarot dll), meninggalkan Shalat, tidak Mengeluarkan Zakat, tidak puasa Ramadhan tanpa alasan, durhaka kepada ibu bapak, zina, sodomi, makan harta anak yatim, saksi palsu, sombong, makan dari harta haram, bohong, menyebar fitanh, mencela sesama Muslim, percaya sihir, membuka aib orang lain, dll



Apa contoh dosa-dosa kecil (Shogho-ir)?

Memakai jilbab tapi rambutnya masih terlihat, pacaran, pegangan tangan karena nafsu yang bukan muhrim, ghasab ( memakai sesuatu tanpa izin) seperti memakai sandal tanpa izin pemilik nya dll


Apa ada tambahan lain nya?


Rasulullah Saw bersabda:

"Berhati-hatilah kalian terhadap dosa kecil, sebabjika ia berkumpul dalam diri seseorang akan dapat membinasakannya." (HR,. Ahmad dan Thabrani dalam Al Awsath).


Anas ra pernah berkata kepada sebagian tabi'in:

"Sesungguhnya kalian semua melakukan suatu perbuatan yang kalian pandang lebih kecil dari pada biji gandum padahal di masa Nabi Saw kami menganggapnya sebagai sesuatu yang dapat membinasakan."(HR Al-Bukhari)

Semoga Allah  mengampuni dosa-dosa kita, membukakan rahmat karuanianya serta memberi kita petunjuk jalan yang lurus .. Aamin yaa Robbal alamin ..


Wallahu a'lam bishawab
Ust. Ackmanz Lc

:: NASEHAT IMAM SYAFI'E



Imam al-Syafie (semoga Allah merahmati) adalah seorang ulama yang banyak menghamba kepada Allah. Beliau dengan ketekunannya dalam menuntut ilmu, menegakkan sunnah dan penegak kebenaran sekaligus imam besar dalam bidang fekah. Beliau banyak meninggalkan kata-kata nasihat bagi kita , yang diantaranya adalah :

1. Imam al-Syafie pernah bercerita :

Aku mengadukan kepada Waki’ (guru beliau) tentang buruk

nya hafalan Al Qur'anku
Maka beliau membimbingku untuk memperbanyak taubat dan meninggalkan perbuatan dosa/maksiat
Dan berkata, ‘Ketahuilah bahwa ilmu adalah cahaya
Dan cahaya Allah tidak diberikan kepada pelaku maksiat’

2. Beliau Berkata :

Barangsiapa ingin agar Allah membukakan mata hatinya atau meneranginya, maka dia harus mensucikan diri dan hati dengan taubat, meninggalkan pembicaraan yang tiada bermanfaat, meninggalkan dosa-dosa, menghindari perbuatan-perbuatan maksiat dan menyembunyikan amalan yang dikerjakan antara dia dan Allah. Jika dia mengerjakan hal tersebut, maka niscaya Allah akan membukakan ilmu baginya yang akan menyibukkan dia dari selain NYA .. (memberikan ni'mat munajat bersama NYA)
Sesungguhnya dalam kematian terdapat perkara yang menyibukkan.”

3. Melakukan amalan-alaman sunah secara tersembunyi dan tidak diketahui oleh sesiapapun. Ini antara cara untuk ikhlas dalam beramal soleh. Dan Allah sangat mencintai amal ibadah yang sifatnya rahasia. Yakni rahasia antara Rabb dan hamba Nya. (semisal shalat sunah, puasa sunah , dzikir qalbi dan sedekah secara diam-diam)

4. Orang yang mendapat bimbingan Allah senantiasa menghabiskan masanya dengan ilmu dan amalan yang berfaedah untuk dunia dan akhiratnya.

5. Orang yang cerdas adalah mereka yang senantiasa mengingat akan kematian dan berusaha bersungguh-sungguh untuk mempersiapkan pertemuan dengan Rabb nya.

Jiwa akan menjadi baik bila senantiasa ingat akan tempat kembalinya. Jika seorang hamba ingat bahwa ia akan berbantalkan tanah sendirian dalam kuburnya tanpa ada teman yang menghibur, ingat bahwa tidak ada yang berguna baginya selain amal shalehnya, ingat bahwa seluruh manusia tidak berdaya meringankan sedikit pun siksa kubur darinya, ingat bahwa seluruh urusannya berada di tangan Allah, ketika itulah ia yakin bahwa tidak ada yang dapat menyelamatkannya kecuali dengan mengikhlaskan dan berserah diri hanya kepada Allah Yang Maha Pencipta semata.

|| “Bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan perjumpaan dengan Allah merupakan bekal yang paling bermanfaat dan paling menghantarkan seseorang untuk mencapai keistiqamahan; karena orang yang siap menghadap Allah hatinya akan terputus dari dunia dan seluruh isinya

@@@

Ya Allah Dzat yang Maha Penyantun, Yang Maha Pencipta langit dan bumi, Dzat Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan ..
Bagi Mu lah segala puja dan puji ...
Shalawat dan salam bagi junjungan kami Nabi Muhammad SAW dan keluarga berserta para sahabat ..